Posts

Showing posts from October, 2021

Problematika Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di Masa Pandemi Covid-19

          Merebaknya virus Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah membuat dampak yang nyata di segala bidang, salah satunya adalah dalam penyelenggaraan Ibadah Haji. Penyelenggaraan Ibadah Haji yang dilaksanakan oleh Pemerintah Arab Saudi saat ini tetap terlaksana namun dalam jumlah yang terbatas. Melihat kondisi di atas, pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang paling efektif adalah dengan menerapkan protokol kesehatan. Di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), upaya penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah harus diintegrasikan dengan adaptasi kebiasaan baru. Petugas dan Jemaah Haji Umrah diharapkan dapat menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).           Kementerian Haji Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bahwa ibadah haji tidak mungkin diselenggarakan dalam jumlah yang besar,sebagaimana dalam tahun-tahun normal mengingat pandemi masih...

Membangun Sikap Toleran Antar Umat Beragama

          Kata toleransi berasal dari bahasa Latin tolerare yang berarti bertahan atau memikul. Toleran di sini diartikan dengan saling memikul walaupun pekerjaan itu tidak disukai; atau memberi tempat kepada orang lain, walaupun kedua belah pihak tidak sependapat. Dengan demikian toleransi menunjuk pada adanya suatu kerelaan untuk menerima kenyataan adanya orang lain yang berbeda. Menurut Webster’s New American Dictionary arti toleransi adalah liberty to ward the opinions of others, patients with others (memberi kebebasan (membiarkan) pendapat orang lain, dan berlaku sabar menghadapi orang lain). Toleransi diartikan memberikan tempat kepada pendapat yang berbeda. Pada saat bersamaan sikap menghargai pendapat yang berbeda itu disertai dengan sikap menahan diri atau sabar. Oleh karena itu di antara orang yang berbeda pendapat harus memperlihatkan sikap yang sama yaitu saling mengharagai dengan sikap yang sabar.          ...

Dinamika Konflik Dalam Agama

          Sejarah kehidupan umat manusia tidak pernah sunyi dari konflik, mulai dari konflik suku sampai kepada konflik agama. Beberapa di antaranya terjadi dalam waktu cukup lama, seperti konflik antara Islam dengan Kristen yang dikenal dengan perang Salib. Perang Salib merupakan perang terbesar dalam sejarah umat Islam dan Kristen. Kebencian kedua pemeluk agama ini belakangan sering berakar pada peristiwa sejarah masa lalu. Meskipun potensi perbedaan dari sisi lain sudah ada sebelumnya, namun pengaruh perang Salib yang dikobarkan oleh Paus Urbanus II pada tahun 1095, dengan mengirimkan pasukan secara besar-besaran guna „mendirikan kerajaan Latin di Tanah Suci dan penghancuran terhadap kaum Muslimin sebagai kekuatan politik dan militer telah memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap ketegangan umat Islam dan Kristen sampai kapanpun.            Persoalan lain yang menjadi akar sejarah konflik antar agama disebabkan o...

AGAMA DAN MEDIA: PEMAKNAAN ISU AGAMA

    Isu agama menghiasi media massa. “Nasionalisme kita terancam isuagama.” 1 Pertanyaannya, apakah isu diberitakan karena memiliki nilai penting (significance) sebagai bagian persoalan bangsa yang harus diselesaikan, ataukah dikabarkan sekadar untuk menarik perhatian khalayak, sebagai barang jualan media? Media massa dianggap semakin berperan dalam proses dem okratisasi pasca Orde Baru. Sejumlah jajak pendapat dan pengamatan mengapresiasi kinerja media karena lebih berperan ketimbang lembaga-lembaga politik seperti legislatif, eksekutif dan yudikatif. Hasil riset Edelman Tust Barometer 2013 menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media di Indonesia menduduki salah satu posisi tertinggi di dunia, yaitu 77 persen. Media menjalankan fungsi sebagai pijar keempat demokrasi (the fourth estate), terutama dalam mengabarkan dan menyorod merebaknya korupsi yang dilakukan para elite pemegang kekuasaan.           Sebagai perbandingan, survai...

AGAMA DAN KONFLIK DALAM MASYARAKAT DI INDONESIA

        Konflik yang muncul dalam masyarakat lebih banyak dipengaruhi oleh rasa solidaritas kedaerahan atau disebut primodialisme. Dengan kajian ini diharapkan para akademisi dapat memberikan solusi secara konsepual bagaimana cara pemecahan masalah konflik dalam masyarakat. Atau setidak-tidaknya kita secara pribadi dapat menghindarkan diri dari berbagai pemicu timbulnya suatu konflik yang akan membawa kepada kerusuhan, yang konsekwensi logisnya kita akan membayar dengan harga yang sangat mahal. Untuk memperjelas permasalahan yang akan kita diskusikan, maka penulis akan terlebih dahulu mendefenisikan pengertian yang terdapat pada judul diatas. Yang pertama adalah agama. Agama yang dimaksud disini adalah Islam, sebab Islam merupakan agama mayoritas bangsa Indonesia.           Indonesia adalah negara kesatuan, yang mana di dalamnya terdapat beragai agama, suku, etnis dan ras (SARA). Agama, suku, etnis dan ras disatukan dibawah naungan ...