AGAMA DAN MEDIA: PEMAKNAAN ISU AGAMA

  Isu agama menghiasi media massa. “Nasionalisme kita terancam isuagama.” 1 Pertanyaannya, apakah isu diberitakan karena memiliki nilai penting (significance) sebagai bagian persoalan bangsa yang harus diselesaikan, ataukah dikabarkan sekadar untuk menarik perhatian khalayak, sebagai barang jualan media? Media massa dianggap semakin berperan dalam proses dem okratisasi pasca Orde Baru. Sejumlah jajak pendapat dan pengamatan mengapresiasi kinerja media karena lebih berperan ketimbang lembaga-lembaga politik seperti legislatif, eksekutif dan yudikatif. Hasil riset Edelman Tust Barometer 2013 menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media di Indonesia menduduki salah satu posisi tertinggi di dunia, yaitu 77 persen. Media menjalankan fungsi sebagai pijar keempat demokrasi (the fourth estate), terutama dalam mengabarkan dan menyorod merebaknya korupsi yang dilakukan para elite pemegang kekuasaan. 

       Sebagai perbandingan, survai the Reader’s D igest 2010 Trusted di Eropa menemukan rata-rata kepercayaan pada persebesar 43 persen, di Inggris 23 persen, di Rusia 17 persen dan di Finlandia 68 persen. Kebebasan bermedia, termasuk pemanfaatan media baru {new media) di Internet, memberi ruang kepada sejumlah kelompok dalam masyarakat, juga kelompok agama. Penyebaran ide, identitas, gagasan semakin terbuka lebar. Jum lah khalayak pengakses m edia ini jauh lebih besar ketim bang jumlah khalayak media cetak utama {mainstream), surat kabar berlabel nasional. Kemunculan media berbasis agama di era reform asi, yang kebanyakan pers Islam seperti Sabili, H idayah, Suara Islam, Hidayatullah serta sejumlah situs seperti voice of al-Islam (voa-Islam), era muslim.com, atau hidayatullah.com didukung jumlah pembaca yang tidak sedikit. Data di Media Planning Guide 2008 menyebut Hidayah sebagai majalah dengan jumlah pembaca terbesar sebanyak 531.000 orang. Sabili pada 2002-2004 bisa menjual 140.000 eksemplar peredisi dengan jumlah pembaca mencapai sekitar satu juta orang. Reformasi membawa berkah tersendiri bagi pers Islam.

Comments

Popular posts from this blog

Pemikiran Isu-isu Kontemporer dalam Dunia Keislaman

Globalisasi: Tantangan & Peluang Bangsa Indonesia

Problematika Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di Masa Pandemi Covid-19